Archive for January, 2006


Wisdom : Kisah Dua Serigala

From: Martin
Date: Jan 19, 2006 9:18 AM
Ada 2 ekor serigala di hutan Rica-rica,
serigala B menantang serigala A
untuk menangkap seekor kelinci yang sedang makan wortel,
tidak jauh dari tempat mereka berdiri,
"Ayo Serigala A, kamu bisa ngga tangkap kelinci itu?" tanya serigala B.
"Ah, itu gampang, lihat saja nih!" Jawab serigala A,
dan dengan sigap serigala A itupun melompat ke arah kelinci tersebut,
dan berlari mengejarnya.
Sedangkan kelinci yang melihat serigala itu,
langsung lari terbirit-birit ketakutan,
tanpa pikir panjang wortel yang masih dikunyahnya
di lemparkan ke arah serigala tersebut,
"DUAAAKK!!" begitu suaranya.
Karena serigala adalah binatang yang kuat,
maka wortel kecil yang mengenai kepalanya tidak terasa sama sekali,
serigala tersebut tetap mengejar kelinci itu,
1 menit.. 2 menit.. 3 menit… sampai 5 menit..
Serigala itu belum dapat menangkap kelinci itu,
karena kelinci itu larinya lebih kencang. serigala itupun kelelahan,
dan menghentikan pengejarannya.
Dengan perasaan yang sangat malu,
dia menunduk berjalan dan kembali ke temannya serigala B.
Setelah sampai di tempat serigala B,
maka serigala B itupun bertanya,
"Bagaimana? Apakah kamu bisa menangkapnya ?" tanya serigala B,
lalu serigala A hanya menggeleng-gelengkan kepalanya yang masih tertunduk.
Serigala B lalu melanjutkan perkataanya :
"Kamu tahu, kenapa kamu tidak bisa menangkap kelinci itu?
Kamu kalah, karena kamu tidak serius.
Kamu berlari mengejar kelinci hanya untuk pamer saja,
sedangkan kelinci itu berlari untuk nyawanya."

Untuk orang yang sudah bekerja, mungkin Anda merasa,
Anda sangat lelah, Anda capai dengan pekerjaan,
bosan, tidak ada kemajuan sama sekali dalam pekerjaan Anda.
Itu dikarenakan karena Anda tidak serius dengan pekerjaan Anda.
Cobalah pikirkan kembali,
apakah tujuan sebenarnya Anda bekerja?
Sebab, terkadang ada orang yang bekerja,
karena tuntutan orang tua agar mencari uang sendiri,
atau kadang juga ada orang yang bekerja,
karena mereka merasa ‘harus’ bekerja
untuk membantu orang tua mereka menghidupi keluarganya,
atau ada juga orang yang bekerja
karena untuk dapat pamer pada teman-temannya,
pada sanak saudara, bahwa dia sudah bekerja.

Jadi, apakah tujuan Anda bekerja?
Demi rasa bangga pada serigala B.

Atau demi rasa lapar?

Book Review : Malaikat & Iblis (Dan Brown)

Setelah dikebut baca dalam 4 hari,
mulai dari depan hingga 180-an halaman,
lalu lompat ke belakang, kira2 150-an menjelang akhir buku,
dilanjutkan dengan membaca bagian tengah
urut mulai 180-an ke belakang..

Ternyata…
novel ini sebenernya cerita detektif biasa
gaya cerita kayak Trio Detektif-nya Alfred Hitchcock..
mengurai pesan berupa puisi,
menjadi petunjuk memecahkan misteri..
bener-bener biasa banget..

Yang mungkin luar biasa adalah keberaniannya
mengobral pengetahuannya tentang simbol
dan mengaitkan dengan institusi besar, seperti CERN
dan yg sekaligus sensitif,  Vatican-Roma

Tadinya kupikir ada keisitmewaan tertentu,
tapi bener2 cuman obral pengetahuan habis2-an
yg kemudian dirangkai jadi suatu kisah misteri

Soal seluk beluk Vatican..
ah itu juga bukan hal istimewa..
semua bisa didapatkan dari buku, bertanya dan berkunjung..

biasa…

WISH LIST 2006

Keywords : Commitment

Main Goals :

  1. Hidup lebih sehat jasmani rohani
  2. Lebih peduli dengan lingkungan
  3. Bisa lebih nyeneng-in ‘keluarga’

Goal details :

  1. olahraga
  2. bikin kertas daur ulang
  3. ber’kebun mini’
  4. kerja lebih serius
  5. banyak berdo’a (bukan cuman pas bangun pagi, sebelum tidur dan saat makan :p)
  6. makan seimbang antara daging, sayur, buah dll
  7. slowly but sure, kembali ke cita2 masa kecil, kalo bisa lebih serius tekuni dunia seni

Selamat tahun baru 2006

Minum air putih, bukan air dari kulkas,
seringkali rasanya segaaaarrrr.. banget
waktu ngelewat kerongkongan :)
padahal dulu..
mama paling sering menyebutku ‘kering’
alias kurang minum..
tapi sejak ada temen papa (akhirnya meninggal) 
bercerita tentang derita sakit ginjal
dan harus cuci darah yg biayanya auzubilah
bikin hidup segan mati ta’ mau..
aku berusaha berubah, untuk lebih banyak minum,
tidak rewel milih minuman,
dan sering2 minum meski berakibat jadi beser :p

Dulu waktu kecil, aku benci banget mesti makan sayur..
rasanya.. hiii.. daun-daunan.. yucks..
tapi sejak sepupuku dari hongkong
setiap kali mengunjungi keluargaku disini
selalu menghabiskan sebakul kemangi dlm sekali makan,
dan dia bercerita, betapa segarnya sayur mayur di sini,
dibandingkan disana yg berair krn didatangkan dg peti kemas..
aku belajar untuk mulai menghargai apa yg dihasilkan negriku,
dan kini, sayur favoritku sekarang bukan cuma gado-gado,
tapi sayur bayam :))

dulu, waktu kecil aku pendiam sekali,
malu bertanya, tapi gila membaca,
segala pengetahuan diperoleh dari membaca..
tapi sekarang karena kesibukan,
aku belajar untuk bertanya pada siapapun..
kupikir2, malu bertanya itu malu nggak pada tempatnya,
daripada buang waktu mencari ke tempat yg belum tentu tepat,
sebaiknya bertanya pada yg lebih ahli..

"dimana ada kemauan, disitu ada jalan"
waktu mengajarkan, bahwa pepatah itu benar..
setiap orang yg mau berubah, ternyata bisa berubah
tidak ada harga mati, kecuali kelahiran dan kematian
kesadaran akan sesuatu yg salah adalah langkah awal,
selanjutnya terserah kita, apakah mau dibiarkann atau dibenahi..
hidup ini adil, setiap orang punya waktu 24 jam,
diberi akal dan budi sebagai bekal dari Tuhan
akan jadi apakah kita kelak, 50% tergantung dari diri sendiri,
50% sisanya, adalah kehendakNYA..

Selamat Tahun Baru 2006
semoga sepanjang 2005 telah beroleh hikmah
agar jalani 2006 dengan lebih baik
untuk diri sendiri dan sekitar kita
bersama Tuhan.
Amien.