Archive for January, 2008


Hidup lebih bermakna (1) - Mencatat

Salah satu hal yang menarik perhatian di rumah
dari kegiatan ortu yg udah pensiun
adalah aktivitas mencatatnya..

Ada meja mama berupa meja makan
yang bersebelahan dengan meja komputer
Ada meja papa di ruang samping
didekat meja papa ada lemari
yg isinya perangkat pertukangan
(sebenernya ini garasi, tapi di-ubah jadi semi gudang)

Di kedua meja, ada buku2
dan berlembar-lembar kertas dari
notes2 sisa hasil cetakan jaman dulu
(papa dulu punya usaha percetakan)
yang masing2 penuh catatan

Kl mama, membuat catatan renungan, kutipan alkitab
dan kadang2 ada catatan hariannya
pengalaman yg menurutnya memberikan hikmah

Kl papa lebih beragam,
catatan tentang komposisi bahan
untuk bikin filter kolam ikan,
catatan komponen mesin,
catatan info peluang bisnis
seperti ada nama+no telpon teman
yg menjual udang, lobster, dll

Mencatat kelihatannya sepele
tapi sebenarnya penting banget dan banyak manfaatnya
mulai dari sekedar biar nggak lupa
hingga yang lebih bermakna,
bisa buat membagi pengetahuan ke orang lain

Mencatat sebaiknya bukan hanya hal besar
tapi hal kecil sekalipun perlu dicatat
sebab mungkin bagi kita hal itu sepele
tapi mungkin akan sangat bermanfaat bagi orang lain

Contoh, catatan membuat sambal terasi
buat ibu-ibu yang jago masak
pasti catatan ini nggak ada manfaatnya
tapi buat pembantu yg baru belajar
atau temen yg baru menikah dan belajar memasak
catatan ini akan punya manfaat luar biasa

Jangan lupa, jurnalis atau wartawan
menjadikan kegiatan mencatat sebagi profesinya lho
Dan ilmu pengetahuan berkembang karena
ilmuwan melakukan percatatan2
dari setiap perkembangan penelitiannya
Hasil catatan mereka dikenal sebagai DATA

Mulailah mencatat dengan menuliskan
hal-hal sederhana, seperti dari apa yg kita lihat,
kita kerjakan, apa yg kita dengar
jangan tulis tentang perasaan,
krn menuangkan perasaan ke dalam tulisan
memang nggak mudah bagi setiap orang

Buat hidupmu lebih bermakna,
berguna buat banyak orang,
mulailah MENCATAT dari sekarang

First Day at Home

Sebelumnya setiap hari
kerja+belajar hampir 18 jam setiap hari
dan pulang tinggal chit chat, dll
lalu masuk kamar, baca dan akhirnya tidur
‘Daerah jajahan’ hanya sebatas kamar kost..

Sekarang, waktu kemaren ortu berdua pergi
tinggal sendirian di rumah, nonton DVD di ruang depan,
nge-cek lagi buku2 koleksi,
lalu ke dapur ambil makan malam..
Ngasih makan ikan di halaman belakang,
lalu masuk kamar, baca..

Perasaan ‘daerah jajahan’ kok luas banget yah..
Biasanya cuman se-kotak ukuran 3,5 x 3 meter..
sekarang jadi serumah, ukuran 20 x 25 meter..
Terlalu luas rasanya untuk dihabiskan sendirian..

Pain + Faith = Goodness

God is really bless us all
He gave us mind and heart
Through religion,
faithfully we combine mind & heart
so we could create our other sense..
And when the pain comes..
we could see pain
not just as feeling of painful or sickness
not just as a wound, where its bleeding or torture

But as a blessing,
so other people could bring goodness..

Faith are not just lead us to God
but only through the faith
we could find real happiness..
even pain or badness are goodness to others..

Pengalaman & guru

Pengalaman adalah guru yang terbaik

Tapi pepatah tidak mengatakan
pengalaman siapa yg menjadi guru yang terbaik
apakah pengalaman diri sendiri
atau pengalaman orang lain

Dan sbenarnya adalah lebih bijak
apabila kita belajar dari pengalaman orang lain
tidak perlu meluangkan waktu untuk melalui
kejadian yang sama, yang kemungkinan
hasil atau akibatnya sama saja

Dan yang terpenting,
dengan belajar dari pengalaman orang lain
kita tidak perlu ‘melukai/mengecewakan/menyakiti’
banyak orang, terlebih orang-orang yang mengasihi kita
ataupun diri sendiri…
baik luka fisik ataupun luka batin..

Jadi saudara sekalian,
memang pengalaman adalah guru yang terbaik
tetapi akan lebih bijak apabila engkau
belajar dari pengalaman orang lain

Life begin at 30 (1) - Memulai

Ada temen yang tanya,
gimana rasanya mau mulai tantangan baru di tempat baru

Mikir-mikir ini pertanyaan
tentang gimana rasanya mau ninggal yg lama
atau gimana rasanya menatap masa depan yah?

Jadi inget rasanya waktu main Tornado di Dufan

Pas ngeliat orang2 teriak2 di wahana Tornado
entah mati rasa, tapi yg pasti
saya nggak bisa bayang-in perasaan orang2 itu
bener2 nggak bisa ngebayang-in
(anehnya, sekarang pun saya dah lupa rasanya)

Karena mati rasa, saya nekat ikut antrian panjang
padahal temen2 yang nekat naik Kicir Kicir
malah nggak berani naik Tornado
saya yang nggak berani naik kicir-Kicir
malah ngantri Tornado.. gak masuk akal kan..

Btw lama banget lho.. hampir 2 jam antrinya
pas udah dekat giliran masuk
mulai deh, hati ini deg-deg-an, campur aduk
takut, mau mundur, tapi otak ini juga bilang
i have no reason for being fear
soalnya kan belum ngerasa-in beneran

Jadi naiklah saya dengan gagah berani…
(pake lari menyerbu wahana-nya lho.. hehehhe..)

Sampai atas… (saya inget) ketakutan banget..
krn badan saya tipis, saya nggak yakin
pengamannya bisa tahan saya nggak
takut merosot :)) (tapi saya lupa rasanya)
tapi berhubung operatornya bukan penumpang,
ya akhirnya saya cuman bisa pasrah aja
pegangan kuat-kuat sambil tunggu semuanya berakhir
*sigh*

Tapi kira2 kayak gitu deh perasaan saya saat ini
saya bisa liat ke depan mau ngapa-in
tapi saya nggak bisa bayangkan gimana rasanya nanti
saya nggak tau apakah nanti menyenangkan
or malah sedih, susah, sengsara
tapi tetap saya akan jalani sebaik-baiknya
karena saya punya keyakinan
semuanya akan berakhir dengan indah
seperti yang saya harapkan

Saat ini, bukan logika saya yang berperan
sama seperti waktu naik Tornado
saya hanya berpegang pada keyakinan
dan harapan yang indah menurut keyakinan saya
(bingung kan, mungkin pemilihan katanya yg gak oke
tapi memang hanya ada 2 hal itu
keyakinan dan harapan)

The Secret (2) : Awal mula yang terlewatkan

Inget nggak, di dongeng ataupun legenda2 jaman dahulu kala
sering kita dengar tentang orang-orang yang mencari kesaktian
dengan bertapa di tengah hutan, terpencil, mati raga
tidak makan, tidak minum, hanya duduk bersila
memohon kesaktian ataupun pencerahan
untuk cita-cita ataupun masalah yg mereka hadapi

Beberapa waktu lalu, saya bertemu teman baru,
kami berbagi kisah hidup kami

Dari saya, salah satu kisah hidup saya yang paling penting
adalah di saat saya sakit selama sebulan
tubuh saya selalu memuntahkan makanan
meskipun hanya berupa air tajin (cucian beras)
dan melawan rasa mual selama 3 jam lebih
hingga mendongakkan kepala pun saya tak mampu
Khawatir dijelang ajal, meski tubuh udah sedemikian lemah,
hati saya berontak, melawan kemungkinan buruk itu
mulai dalam bentuk kepanikan, marah sampai menangis
sampai pada akhirnya saya lelah, tidak mampu melawan
dan kepasrahan pada Yang Maha Kuasa itu datang

Detik itu juga, hati saya terasa tenang, penuh kedamaian
dan tiba-tiba segalanya menjadi jelas,
jalan keluar itu ada, penyakit saya teridentifikasi
meski memakan waktu 3 minggu beristirahat di rumah sakit
akhirnya saya sembuh, dan saya menemukan tujuan hidup saya

Dari teman saya, saat itu hidupnya sedang menghadapai masalah
karena orang-orang yang sayang padanya pun
sama sekali tidak peduli dan memberikan dukungan
maka segala penderitaan ditanggung sendiri
penderitaan itu mengakibatkan tubuhnya pun menolak makanan
Di kala kondisinya sedemikian lemah,
datang sebuah berita tidak menyenangkan
yg menyangkut masalahnya itu
tanpa tenaga, dijawabnya dengan segala kepasrahan
dan segala peristiwa yang lalu, terlihat dengan jelas
begitu juga dengan jalan yang dilalui di depan

The Secret, mulai dengan cerita makala Ms. Byrne terpuruk
kehidupannya hancur lebur, keluarga, cinta, materi dan segalanya
di keterpurukannya itulah, dia menemukan The Secret
dan segalanya menjadi jelas
dan dia bangkit dari keterpurukannya

4 kejadian di atas menurut saya punya persamaan mendasar
di saat kita menanggalkan semua kemanusiaan kita
di saat itulah kita akan dapat mendengar dan melihat lebih jelas
di saat itu kita akan membiarkan Yang Maha Kuasa berperan dalam hidup kita
di saat itu, kita menerima kehadiranNya kembali
dan setelah itu, kita melihat tujuan hidup kita sejelas-jelasnya

Selama kita mengandalkan kemanusiaan kita
meskipun keberhasilan selalu kita raih
bagi yang menganggap Tuhan itu ada, perlu berhati-hati,
karena tujuan hidup kita nggak akan pernah benar di hadapan Tuhan
dan kebahagiaan/kepuasan tidak akan pernah kita dapatkan

The Secret (1) - Kekuatan Pikiran

Pertama kali kenal The Secret dari Maya,
dia minjem-in versi DVD-nya
pas senggang di kantor, nonton baru dikit sih,
sampai testimonial awal dan Law of Attraction
berhubung laptop-nya mau dipake,
akhirnya berhenti nonton dengan harapan
dilanjutkan di lain waktu

First impression sih,
it’s focusing on positive thinking
when we were being positive
we will gain positive experiences

Pas discount-an 30% Gramedia Matraman,
eh kok ada bukunya yah.. beli juga deh..
sekalian beli buku review tentang The Secret & Purpose Driven Life
di pojok buku-buku rohani

Belum abis dibaca, ada temen berminat,
kupinjamkanlah buku ini
(toh yg kepikir, kl soal kekuatan pikiran dan mikir positif,
sebenernya semua orang juga tau yah,
cuman gak ada yang sempat or bisa nulis dengan menarik
or nggak kepikiran nulis :p ms byrne emang lagi hoki ajah :))

Yang kepikir dari baru baca beberapa halaman itu adalah
1. well, emang bener kok
kl mau dapet tanggapan/respon yg positive,
ya harus mulai dari kita sendiri yang berpikir positif

2. power of mind-setuju
kl kita fokus, memusatkan segala yang kita miliki
mulai dari fisik, pikiran, hati, dan aset lainnya
maka nggak ada hal yang mustahil di dunia ini
semua bisa diraih kok-termasuk hal-hal yg sepertinya di luar kuasa kita

for example :
ada orang cacat, nggak kaya materi
ternyata bisa keliling indonesia
masak kita yg lebih beruntung, nggak cacat
punya penghasilan yg cukup bahkan kadang lebih
nggak bisa keliling indonesia?:)
another example :
seorang remaja sekolah menengah,
dengan membabi buta, menembaki temen2 sekolah
hingga beberapa orang tewas dan terluka

terlepas dari itu jahat atau dosa,
hei, lihat, dengan pikiran yg terfokus,
benar2 semuanya bisa diraih atau dilakukan
tidak ada yg mustahil

3. dalam agama kristiani,
salah satu dari 10 perintah Allah adalah :
"Jangan ingin berbuat zinah"
Bahkan sedari awal, agama mengetahui
bahwa keinginan/pikiran mempunyai kemampuan yg luar biasa
yang dapat menggerakkan manusia untuk berbuat lebih jauh

melakukan hal-hal yang berakibat buruk
sehingga keinginan berbuat buruk sudah tergolong dosa

4. dari buku yg membandingkan
The Secret dengan Purpose Driven Life
keduanya inspirasional, best seller
dan menggubah hidup banyak orang
tetapi, The Secret terlalu mengandalkan kekuatan manusia itu sendiri
tidak ada Tuhan dalam The Secret, yg ada alam semesta, universe

5. teman saya, Fajar, bilang
waktu kecil, saat mencuri makanan di dapur,
tantenya sering mengingatkan, Tuhan tau lho
(meski tidak ada orang/manusia yg tau)
dia bilang, itu karena Tuhan ada di hati
agama bilang, Tuhan ada di nurani kita, bukan di pikiran

Kesimpulan :
Bagian awal The Secret ini memang benar,
bahwa pikiran kita, memungkinkan hal mustahil sekalipun
akan tetapi hanya dengan mengandalkan pikiran saja, rasanya kok kurang
bagaimanapun juga, tidak semuanya bisa kita kendalikan
ada Yang Maha Kuasa yang turut berperan dalam hidup ini

Diimbangi dengan rasa syukur yg mendalam
bahwa Yang Maha Kuasa yang memberikan hidup
juga memberikan anugerah kepada kita
yaitu kemampuan untuk berpikir
rasanya akan lebh sempurna,
bener nggak temen2 ^_^

(Next : The Secret (2) : Awal mula yang terlewatkan)

SEPERTI YANG KAU INGINI

Bukan dengan barang fana
Kau membayar dosaku
Dengan darah yang mahal
Tiada noda dan cela

Bukan dengan emas perak
Kau menebus diriku
Oleh segenap kasih
Dan pengorbananmu

Reff:
Kutelah mati dan tinggalkan
Cara hidupku yang lama
Semuanya sia-sia
Dan tak berarti lagi

Hidup ini kuletakkan pada
Mezbahmu ya Tuhan
Jadilah padaku seperti
Yang Kau ingin

Movie Review : Golden Compass

Yang menarik dari film fantasy anak2 ini
tokohnya adalah gadis kecil yg cerdik, pemberani dan kaya imajinasi
yang tujuan petualangannya nggak muluk2,
menyelamatkan sahabatnya dan menjelajah dunia

Beda ama LOTR, Narnia or Harry Potter
yg tujuannya tergolong muluk untuk ukuran anak-anak
menyelamatkan dunia :)
- tapi sepertinya justru itu yg menarik yah..:p

Ide ceritanya cukup menarik, orisinal
bahwa setiap manusia punya pelindung berupa daemon
mahluk setengah mistis, dimana pada saat pemiliknya masih kanak2
daemonnya yg serupa binatang bisa berubah2 bentuk
dan kelak bisa manusia tersebut dewasa, miliki karakter,
maka daemonnya akan mempunyai bentuk/wujud tetap

Karakter Lyra kuat banget, artisnya maennya juga keren
bener2 terkesan anak kecil pemberani dan cerdik
tapi sayangnya, tokoh2 lainnya kayak sekedar tempelan

Film pertama Trilogi dari His Dark Materials ini
secara visual, masih kalah jauh dengan karya film2 sejenis
detail-detailnya masih kurang banget
kebanyakan gambar diambil dari jauh atau landscape
buat yang suka film-film kolosal, kayaknya jauh dari kata memuaskan
dan anehnya lagi.. ada beberapa bagian yg sepertinya dipotong
entah itu sensor atau kesalahan editing

Kalo dipikir2 lagi.. mohon ma’af..
tapi film ini jauh dari harapan saya sih..

Well, buat yang nyari hiburan, nggak ada salahnya coba film ini
tapi jangan harap sekolosal LOTR or Harry Potter
Moga2 sekuel ke 2 lebih keren dari yg pertama ini
itu pun kalo jadi di-produksi :p
krn denger2, produksi film ke-2
tergantung ama keberhasilan film pertama ini

Response : Golden Compass the Movie

Kemarin nonton Golden Compass sekantor
ceritanya sungguh menarik, karakter kuat,
imajinasi yang fantastis tapi
imajinasinya boleh dibilang tidak seliar Lord of the Ring
(menurutku kok nggak ada yang bisa ngalah-in imajinasi Tolkien,
bagaimana sebuah kepala bisa membuat dunia, memetakannya,
menciptakan kondisi geografinya beserta
seluruh mahluk hidupnya-tanaman, binatang-
menciptakan suku, komplit dengan budaya, bahasa
dan mahluknya dengan keunikan fisiknya,
hingga tata pemerintahannya…
dan akhirnya membangun tokoh, karakter dan ceritanya
bener2 super WOW, luar biasa indah, menakjubkan, fantastis
kompleksitasnya belum ada yg mengalahi…)

Jadi mikir…
kenapa tidak ada pengarang Indonesia
bisa membuat cerita yang sefantastis itu yah?
kalo diamat-amati.. karya pengarang negri ini
kebanyakan diambil dari realita keseharian
memainkan emosi, dramatis, humanis tapi tidak fantastis/spektakuler

Padahal.. kurang apa negri kita ini
terdiri dari kepulauan dengan alam yg sungguh beragam
mulai dari gunung berkawah, bersalju, danau dan laut
lembah, pertanian, bukit, lautan dengan aneka ragam hayati

Belum lagi suku dengan aneka budayanya
dan mitos yang beragam pula
hutan rimba, binatang khas, semua itu kita miliki
nggak perlu berkhayal rumit njelimet
all we have todo is gathering all of those data
strengthen it, collaborate, create character
and finally create the story

Suka baca buku dari pengarang dalam dan luar negeri
terutama cerita anak-anak,petualangan
bikin jadi ngebanding-in konsep berpikir
antara pengarang dalam dan luar negeri

Pengarang luar negeri yang karyanya spektakuler
menghabiskan tahunan melakukan riset
mengumpulkan data sebanyak-banyaknya
sebelum mereka merangkainya menjadi sebuah cerita

Ada temen berpendapat, negeri kita ini ‘ndeso
nggak eksotik, nggak menarik
menurutku kok cuman masalah sudut pandang
dan bagaimana kita memberikan kekuatan karakter/budaya

Contoh, cerita film Indiana jones
yang berkelana di hutan Amazon, Mesir, Afrika
ketemu suku2 primitif yang pakaian nggak mewah,
perangkat kesehariannya serba terbatas
tapi apakah mereka terliat sebagai suku primitif yg ndeso?
dengan menonjolkan budaya, kekompakan, keberanian,
terutama semangat juang yg tinggi,
serba keterbatasan itu jadi blur semua kan..
yang kita liat adalah karakter, semangat,
keunikan dari suku2 primitif itu

Hmmm…
jadi mikir untuk bikin cerita petualangan kolosal
kayak Lord of the Ring versi Indonesia…
bisa nggak yah…:)
cuma kesungguhan dan ketekunan
yang akan bisa menjawab di kemudian hari *^_~*